Kasihan!


Jika kamu melihat seorang disabilitas, (maaf) seorang tuna netra di jalanan sedang menggendongi bungkusan plastik besar berisi kerupuk bangka di punggunggnya untuk dijajakan kepada pembeli, dengan tongkat di tangan kanannya, untuk meraba-raba agar tidak terjerembab ke dalam lubang, apa yang akan kamu lakukan? Kebanyakan dari kita mungkin akan berbisik lirih, ‘kasihan’.

Apabila ada seorang tuna wisma di trotoar jalan, berbaju lusuh dan masih berselimut dan beralaskan koran bekas ketika kita berangkat kerja, apa yang akan terbesit dipikiran kita? Ya, lagi-lagi kemungkinan besar kita akan bergumam ‘kasihan’.

Bila melihat dan mendengar curhatan seorang teman yang baru saja menyatakan cinta dan ditolak mentah-mentah? Atau bahkan digantung keputusannya hingga batas waktu yang tidak ditentukan? Bahkan ketika teman kamu bercerita, si perempuan idaman itu katanya akan segera menikah. Apa yang akan kamu lakukan terhadap teman kamu yang tuna asmara itu? Berkata ‘kasihan’?
((((curhat))))

Kalau begitu, kamu yang hanya berkata/bergumam/melirihkan ‘kasihan’ itu benar-benar sungguh kasihan!

kasihan

4 thoughts on “Kasihan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s