Non-Muslim Berpuasa


Jadi ceritanya hari ini gue galau. Bukan, bukan karena cinta. Cinta melulu masa, basi ah!

Kegalauan gue ini masih bertemakan Bulan Suci Ramadhan. Ya, Bulan yang sedang kita jalani ini. Makanya jangan heran kalau postingan-postingan gue akhir-akhir ini bernafaskan islami dan berbau surgawi. Tsaelah.

Beberapa temen gue, non muslim, itu melaksanakan puasa, sama kaya kita-kita yang muslim. Gak salah sih, malah bagus, secara dari sisi kesehatan pun puasa itu dianjurkan untuk kebugaran tubuh. Nah, dari situ gue mulai nyambung-nyambungin sama salah satu Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas
kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas
orang-orang sebelum kalian agar kamu
bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)

Ada 3 poin yang harus distabiloin:
1. Orang beriman
2. Berpuasa
3. Supaya bertakwa

Jadi intinya, kita, muslim yang beriman itu wajib buat berpuasa. Gak lain gak bukan, ya supaya kita termasuk golongan orang-orang yang bertakwa. Nah, kalo yang puasa itu non-muslim?

— mulai dari sini kegalauan gue berawal —

Gue mulai bertanya-tanya ke temen-temen gue mengenai hal ini. Ya, biar gak asal main tafsir sendiri aja sih.

Awalnya, gue berpikir, kalau non muslim itu puasa, atau melakukan puasa karena berkeyakinan itu adalah kewajiban, berarti mereka (non-muslim) ini beriman juga dong? Mereka sama (kaya kita yang muslim), menuju takwa?

Terus gue sok-sokan memutar balikkan kata-kata firman tsb. Sumpah, ini cuma kesotoyan aja, jangan ditiru!

Siapa saja yang menganggap puasa itu kewajiban dan melaksanakannya, maka dia beriman dan menuju takwa (?)

— mulai dari sini gue tanya pendapat ke temen-temen —

Kata temen gue, firman Allah itu tetap! Al-Qur’an itu jangan dibolak-balik, diputar-puter kata-katanya. Dia udah indah sekaligus memiliki makna.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa..”

Berarti yang sudah beriman aja yang wajib berpuasa. Iman itu apa? Percaya; yakin. Rukun Iman itu ada berapa? Enam;
1. Beriman kepada ALLAH SWT

2. Beriman kepada Malaikat-malaikat

3. Beriman kepada Kitab-kitab

4. Beriman kepada Rasul-rasul

5. Beriman kepada Hari Kiamat

6. Beriman kepada Qada dan Qadar

Itu pun gak boleh sebiji-sebiji berimannya. Harus satu kesatuan. Kalau udah mengimani rukun-rukun tersebut, baru wajib buat berpuasa. Biar apa? Biar bertakwa.

— Mulai dari sini gue jadi merasa begok. Banget. —

Abis itu, abis itu.. Gue abis dikeroyok gitu langsung diupper cut!

Temen: Puasa juga itu kewajiban nomor berapa, gue tanya?
Gue: Tiga!
Temen: Nah itu lu tau!
Gue: Tiga!
Temen: *noyor*

Nah, lanjut lagi, puasa itu kewajiban nomor tiga, kaya yang lu jawab tadi. Ada 5 syarat keislaman:
1. Syahadat
2. Shalat
3. Puasa
4. Zakat
5. Naik haji

Jadi kalau temen lu yang non-muslim itu berpuasa, ya dia gak dapet apa-apa, dia belum dikatakan beriman apalagi bertaqwa.

Case closed.

non muslim berpuasa

6 thoughts on “Non-Muslim Berpuasa

  1. Have you ever considered writing an e-book or guest
    authoring on other blogs? I have a blog based upon on
    the same topics you discuss and would really like to have you share some stories/information.
    I know my audience would enjoy your work. If you’re even remotely interested,
    feel free to shoot me an email.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s