Apa yang Membuatmu Bertahan?


Apa? Oke, sekalinya posting ane mau coba kupas tuntas sebuah pertanyaan yang cukup menggelitik dari sebuah tweet temen ane yang cantik: Apa yang Membuatmu Bertahan?

We tired of something, sometimes; Terkadang kita lelah akan sesuatu, tapi bagaimana kita bisa tetap bertahan terhadap sesuatu yang melelahkan itu? Bisa aja kan kita tinggalin dan beres; habis perkara. Nyatanya, walaupun hal tersebut membosankan atau menjemukan kita tetap berada di situ; bertahan.

1. Cinta

Klise ya kedengarannya, tapi menurut ane kekuatan cinta itu gak ada yang bisa mengalahkan. Ini adalah salah satu alasan terkuat kenapa kita rela untuk berkorban, mencoba untuk menguatkan diri sebisa mungkin untuk tetap bertahan. Ya, bertahan dari sesuatu yang melelahkan.

Kurang yakin? Oke biar gak ngawang-ngawang kita pakai contoh kasus.

Sebut saja namanya Udin. Lelaki berbisul yang beranjak dewasa ini memiliki seorang kekasih yang sangat cerewet. Keajaiban dan kekuatan mulutnya lebih hebat daripada spanduk-spanduk para caleg. Angelica nama pacar Udin. Segala sesuatu yang tampak dihadapannya tak pernah luput dari komentar lidah gesitnya.

Contoh:
“Ih, hari ini panas banget. Kok kamu pakai baju merah sih Udin sayang? Aku kan jadi tambah panas. Nanti kalo aku kutuan gimana? Kepala aku kan nanti jadi gatel-gatel. Eh, mata kamu gak usah jelalatan ya. Hidung kamu  tuh bisa biasa aja gak? Aduh, tadi pagi aku lupa cebok!”

Semua itu diucapkan oleh Angelica dalam satu tarikan nafas. Hampir setiap hari (baca: SETIAP HARI) Angelica bertingkah bawel seperti itu. Tidak pernah ada yang luput dari jeratan bibirnya. Walau begitu, Udin hanya tersenyum tulus, ikhlas dan menerima dengan lapang dada. Bukan, bukan karena Udin susah dapat pacar bila memutuskan hubungan dengan Angelica, tapi Udin bertahan karena cinta. Duhdin..

2. Hasil yang Indah

Yep, hasil yang indah bisa dikatakan menjadi salah satu alasan mengapa seseorang bertahan. Masih ingat pepatah bersakit-sakit dahulu lalu bersenang-senang kemudian, bukan? Bila kita tidak bertahan atas kesakitan-kesakitan itu, menyerah atau mati misalnya, maka kita tidak bisa  merasakan hasil indah yang kita idamkan.

Kita ambil contoh kisah percintaan Udin dan Angelica lagi. Udin sebenarnya bukan seorang pria sempurna tanpa cela. Ketek Udin selalu basah dan bau kaoskaki apek. Namun Angelica tetap bertahan. Sekuat tenaga, Angelica rela hari-harinya ditemani ketek-basah-bau-kaoskaki-apek Udin.

Begitu pula sebaliknya. Udin selalu bisa mengerti dan memahami ocehan Angelica yang seperti petasan ceplik. Bila Udin lelah, jengah dan menyerah terhadap sikap pongah Angelica, maka tidak ada pernikahan indah.

Meeeeeen, undangan udah disebar! Tenda sama katering udah dipanjer!

3. Tak Ada Pilihan

Ya, kita bertahan karena tak ada pilihan lain.

Udah ah capek.

 

Follow @adichal untuk info dan celotehan unik terbarunya.

2 thoughts on “Apa yang Membuatmu Bertahan?

  1. Oh.. Pacarnya Udin namanya Angelica..
    Oh.. Si Udin ini bisulan..
    Ichal emang beneran sayang Udin ya, segitu merhatiinnya :’))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s