Dibalik Layar Ramadan Undercover – 1


Beta sulama (sudah lama) gak posting di blog tercinta. Di postingan baru ini beta mau mempersembahkan sebuah tulisan tentang #RamadanUndercover. Buku terhits abad ini. Gak deng. Itu buku kumpulan kisah nyata gitu dari anak-anak Akademi Menulis 5 Menara garapan A. Fuadi. Karya perdana mereka! Eh, kami! Iya, kami. Soalnya beta juga menyumbangkan sebuah tulisan di buku ini.

CIE-NYA MANAAAAA? CIEEEEE~

Kita bahas dari mana dulu ya? Oh, ada yang tahu Akademi Menulis 5 Menara? Gak tahu ya? Okelahkalokbegitu. Kita mulai dari perkenalan Akademi Menulis 5 Menara aja dulu. Tak kenal maka ta’aruf (kenalan).

Jadi, Akademi Menulis 5 Menara (AM5M) itu awal mulanya dibentuk oleh Ahmad Fuadi, penulis buku trilogi Negeri 5 Menara. Katanya sih itu tuh tempat berkumpulnya para (calon) penulis. Di sana terdapat 26 orang dengan berbagai latar belakang. Mahasiswa? Ada; PNS? ada; Wartawan? Ada; Kameramen? Ada; Ibu rumah tangga juga ada. Pokoknya lengkap.. kap.. kap..

Nah, karena ide pembentukan AM5M ini beta kurang tahu persisnya kapan, jadi beta ambil kesimpulan kalau AM5M itu berdiri sejak pertemuan kami pertama, yaitu 20 April 2014. Sekretariat Komunitas Menara yang berada di bilangan Bintaro menjadi tempat berkumpulnya makhluk-makhluk kece itu. Setiap dua minggu atau tiga minggu sekali, diadakan pertemuan tatap muka dengan A. Fuadi untuk mendapatkan ilmu tulis-menulis yang baik dan benar serta cetar membahenol. Eh, tapi kadang gak tentu juga sih, waktu Bang Fu ke Kanada untuk mengurus perizinan dan segala tetek bengek keperluan shooting film Ranah 3 Warna, kita diberi jeda yang lumayan panjang. Pertemuannya itu jadi tergantung dari jadwal Bang Fu.

Selain memberi ilmu tulis menulis, Bang Fu juga kerap mengajak kita untuk ikut kegiatan sehari-harinya sebagai pembicara. Kurang enak apalagi coba, kita gak perlu ikutan sms premium yang harus mendaftarkan diri dengan mengetik REG (SPASI) Fuadi, kirim ke 4444 untuk tahu aktifitasnya beliau.

Nah, kita lanjut ceritanya. Dari tiap pertemuan tersebut, kita diberi materi pembahasan yang berkaitan dengan ilmu penulisan. Sejauh ini, materi yang disampaikan oleh Bang Fu itu masih terkait dan terikat dengan proses pembuatan novel trilogi Negeri 5 Menara yang beliau buat dan berpredikat paling laku. Di akhir sesi, pasti ada tugas yang berhubungan dengan materi yang kita dapatkan. Tentunya dengan tenggat waktu yang ketat. Sebagai last minute man, beta terkadang kewalahan dengan tugas ini. Maklum, beta kan sibuk. Tiap hari beta itu harus makan, tidur, minum, bernafas, ke kamar mandi, aduh, pokoknya jadwal beta padat merayap deh.

Sampai akhirnya, di pagi buta grup whatsapp pun gempar oleh pesan dari Bang Fu. Kita disuruh membuat sebuah proyek buku yang akan diajukan ke Gramedia untuk diterbitkan pada bulan Ramadan. Berbagai ide pun bermunculan dari rekan-rekan senasib, sependeritaan. Hingga akhirnya, tercetuslah ide Ramadan Undercover. Buku tergempar sepanjang masa, selebar abad dan seluruh zaman..

Ramadan Undercover

Ramadan Undercover

 

To be continue..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s